Data Pendapatan Rise of Kingdoms Resmi Dirilis

rok penghasilan rise of kingdoms pendapatan game

Bukan rahasia lagi kalau banyak pemain RoK menyebut game Rise of Kingdoms itu P2W alias Pay-To-Win. Sehingga, tidak sedikit orang menilai ini sebagai game persaingan antar sultan di seluruh dunia. 

Lilith Games sebagai pengembang tetap mencoba membuat game ini seadil mungkin. Hingga tidak ada ketimpangan yang signifikan antara F2P (Free to Play) dan P2W, walau sebenarnya apapun upaya mereka tetap akan diprotes pemain. 

Setiap ada pembaruan fitur baru yang diberikan Lilith, pastinya selalu muncul perdebatan & teori kontroversi P2W vs F2P di game Rise of Kingdoms. Misalnya saja perubahan MGE dan Wheel of Fortune yang kini bisa memilih komandan yang tersedia sesuai selera.

Sebenarnya kenapa RoK sangat terasa P2W dibanding game seluler lain seperti Mobile Legends dan PUBG yang mayoritas mengutamakan keahlian/skil & kecepatan tangan pemain, adalah semua event dapat dimenangkan dengan top-up bundle sebanyak mungkin. 

Contoh: di Mobile Legends walau kalian top-up diamond sebanyak apa juga, kalau mau memimpin Leaderboard tetap saja harus punya skil khusus biar menang tiap bertanding. 

Tapi di Rise of Kingdoms, kita ambil contoh event "Now or Never" atau MGE terbuka, yang membutuhkan banyak Speedup untuk mendapatkan peringkat pertama & meraih 180 patung emas.

Namun demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa sebagai game online yang punya basis server lebih dari 2300+ kerajaan (dan bakal terus bertambah) tentu developer tetap membutuhkan revenue atau penghasilan agar game Rise of Kingdoms dapat terus berjalan. Baca: Depresinya Pemain RoK habiskan 1 miliar setahun.

Sensor Tower merilis data penghasilan Rise of Kingdoms dan beberapa aplikasi lain kategori game di App Store & Google Play periode Juni 2021. Seperti yang terpampang dalam gambar di atas, RoK menempati peringkat ke-10 di App Store dan tidak ada di top 10 pada Play Store. 

Sayangnya ST tidak merilis detail angka pendapatan Rise of Kingdoms dalam mata uang yang berlaku. Tapi bila melihat ikon tanda panah ke bawah warna merah, artinya ada penurunan dibanding periode sebelumnya. 

Sementara di posisi pertama versi Google Play ditempati oleh Garena Free Fire, diikuti Coin Master, Ni No Kuni Cross Worlds, Candy Crash Saga, Lineage M, Pokemom Go, PUBG Mobile, Roblox, Uma Musume Pretty Derby, dan Fate/Grand Order. 

Untuk bagian App Store, game Honor of Kings sukses bertahan di peringkat satu dan diikuti oleh PUBG Mobile, Roblox, Genshin Impact, Uma Musume Pretty Derby, Fantasy Westward Journey, Ni No Kuni, Mole's World, Three Kingdoms Tactics & barulah Rise of Kingdoms. 

Sementara secara keseluruhan (overall ranking) posisi pertama & kedua sukses diraih game Honor of Kings serta PUBG, dua game besutan perusahaan yang sama yakni Tencent menguasai. 

Meski begitu untuk data yang diambil semester pertama 2021 kategori game, secara statistik pendapatan Rise of Kingdoms berhasil menempati ranking ke-7 di Apple App Store serta peringkat ke-9 secara menyeluruh kombinasi Play Store - App Store (per H1 2021/6 bulan pertama 2021).