Kasus Refund Abuse Rise of Kingdoms Hebohkan Komunitas

Mungkin sobat RoK sudah ada yang paham. Komunitas Rise of Kingdoms sedang dihebohkan oleh maraknya kasus Refund Abuse atau penyalahgunaan refund pada game RoK. 

Ini jadi perbincangan di berbagai server. YouTuber Rise of Kingdom seperti Chisgule dan Wick Gaming membahas terkait penyalahgunaan ini sebagai tindakan yang bisa merusak game Rise of Kingdoms. 

rok refund abuse rise of kingdoms

Sejak dulu, Refund Abuse memang sudah ada tapi belakangan makin banyak kasusnya. Ini lebih parah dari pada Cheat menggunakan Bot RSS untuk farming/mengumpulkan SDA. 

Sejumlah akun sudah terkena sanksi dari Lilith Games sebagai developer. Tidak peduli seberapa terkenal seorang pemain di komunitas ini, ditemukan melanggar langsung kena tilang. 

Salah satu yang heboh ialah kasus RUDA yang memegang tahta Raja atau King dan Council dari server #2155 yang kabarnya tidak lagi bisa login ke akun. Lewat Discord kingdomnya ia pamit kepada semua pemain secara mendadak. 

Alasannya klasik, karena dia sudah merasa bosan. Fakta mengejutkan adalah power akunnya drop dari 300M power menjadi hanya 54M saja. Fantastis, kena zero? Bisa jadi. 

Tapi tidak mengejutkan kalau ternyata itu semua dilakukan oleh developer alias Lilith itu sendiri. Kenapa memangnya Raja dari 2155? Akun dia dibanned secara permanen! Alasannya? 

Diketahui bahwa Raja dari kingdom 2155 menyalahgunakan fitur refund abuse selama setahun terakhir. Lantas apa maksudnya Refund Abuse di Rise of Kingdoms? 

Analogi singkatnya begini, kamu top up beli bundle apa pun itu di Rise of Kingdoms. Enam bulan kemudian kamu melakukan klaim Refund ke Google Play Store atau meminta pengembalian dana dari pembelian bundle tersebut. (Baca: Cara Refund di Rise of Kingdoms)

Dana berhasil dikembalikan, tapi Lilith akan menyita semua item dari bundle yang kamu beli. Entah itu Gems, Palbot (Gold Head), Speedup, Gold Key dan sebagainya. 

Kalau itemnya sudah dipakai semua jadi bagaimana? Jika Gem maka jumlah gems minus (Baca: Penyebab Gems Minus Rise of Kingdoms). 

Dan jika dianggap sudah terlalu parah maka akunnya dibanned. Masih ingat kami sudah pernah bahas seorang pemain lakukan refund dari total pembelian dia selama 9 bulan terakhir. 

Alhasil akunnya minus -490 ribu Gems! Dia berhasil merefund dana ribuan USD saat melakukan pembelian menggunakan PayPal. Akunnya sudah unlock T5 dalam waktu singkat, sepekan kemudian tentu saja dia tidak dapat login lagi. 

Yang bikin kasus ini makin heboh adalah, jika kamu mendapatkan Golden Chest dari hasil pembelian yang dilakukan orang lain lalu orangnya itu melakukan refund abuse maka akunmu juga berpotensi ikut terkena getahnya. 

Inilah yang dialami banyak pemain ketika seseorang menggunakan Bot RSS untuk farming, tapi hasil RSS tersebut dikirim ke pemain lain maka pemain yang tidak tahu apa-apa itu bisa kena juga entah akunnya dibanned setahun atau permanen tergantung. 

Kehebohan ini diperparah oleh oknum karyawan Lilith yang kabarnya melakukan percakapan negosiasi untuk unban (membuka banned) akun yang melanggar karena kasus refund abuse tersebut sebagaimana yang dibahas di channel Wick Gaming. 

rss rok rise of kingdoms

Wick juga menampilkan bukti in-game mail permintaan maaf yang dikirim Lilith beberapa waktu lalu, bahwa ada salah seorang konten kreator yang mendapatkan item Resources/RSS/SDA GRATISAN dikirim oleh staf Lilith langsung setelah kreator tersebut kalah dalam war. 

Memang ada banyak kreator Rise of Kingdoms. Baik yang independen atau yang disponsori langsung (Sponsored Content Creator). Nah, yang disponsori ini biasanya mendapatkan Gems atau bundle gratis/diskon dari Lilith dan itu wajar ibarat kata endorsement. 

Namun yang membuatnya jadi tidak wajar dan diprotes pemain adalah di tengah-tengah war salah satu kreator tersebut meminta RSS/SDA secara gratis kepada Lilith dalam jumlah fantastis, yang tentu saja merusak keseimbangan dan fair play dalam bermain.