Skip to main content

Daftar Majalah Mingguan Jepang Terbaik versi Record Awards

Daftar Majalah Mingguan Jepang Terbaik versi Record Awards

Japanese Record Awards Pre-Event telah selesai digelar di Tokyo. Ini merupakan ajang tahunan yang memberikan penghargaan kepada insan musik lokal, termasuk namun tidak terbatas pada penulis lirik lagu, pencipta aransemen, pembuat MV, produser, sutradara video klip, dan beberapa kategori lain yang memang selalu ada di acara ini.

Namun untuk Pra-Event, ini baru dilaksanakan pertama kalinya pada Januari 2011 silam. Sejumlah kategori nominasi pun kian meningkat, tak hanya mengapresiasi kameramen, penata rias (Make up artist), penata suara, namun juga majalah mingguan & bulanan (Weekly/Monthly Magazine) terbaik dan terfavorit.

Setelah mengumpulkan banyaknya jumlah vote melalui situs resmi, berikut merupakan hasil Majalah Jepang Terbaik:
  1. Yomiuri Shimbun
  2. Shukan Bunshun 
  3. Nikkan Sports
  4. Manga Action
  5. UTB+
  6. Hiragana Times
  7. Love Berry
  8. Non-no
  9. Kansai Time Out
  10. Popteen
  11. Shonen Sunday
  12. Asahi Shimbun
  13. Entame
  14. CanCam
  15. Animage
  16. Young Champion 
  17. Big Comic Spirit
  18. Shukan Shincho 
Bungeishunju adalah induk perusahaan resmi Shukan Bunshun yang mendistribusikan secara masif penerbitan majalah tersebut. Tidak sedikit pembaca Bunshun ternyata  berasal dari berbagai kalangan, rerata generasi milenial mendominasi dengan rentang usia 16-35 tahun pemirsanya.

Yomiuri Shimbun jadi yang terfavorit, ini tak lepas dari banyaknya distributor gesit menebarkan informasi mereka ke berbagai pelosok Jepang jadi tak hanya berpusat di kota besar saja.

Menariknya ada nama baru, Hiragana Times, majalah yang mendadak populer karena konten mereka didominasi oleh pemberitaan boyband Arashi sepanjang 2019. Mengingat reuni grup pria tersebut memang jadi trending topik selama beberapa pekan di negeri Sakura bahkan sambutan meriah juga dilakukan penggemar internasional Arashi.

Sayangnya Sponichi Anex gagal masuk ke daftar majalah terbaik, ada sejumlah faktor yang menyebabkan mereka akhirnya tersingkirkan. Salah satunya akibat mengontrak segmen AKB Shinbun dan mengambil alih dari NikkanSports.

AKB Shinbun ini segmentasi yang mengincar target pasar fans AKB48 Group. Sebab, semua isi konten berita mereka memang mengenai grup 48 Family. Sayangnya kuartal akhir 2019 Sponichi dinodai oleh AKB Shinbun yang dikelola sama AKS / Vernalossom dengan memutarbalikkan fakta pada kasus penyerangan terhadap Yamaguchi Maho eks NGT48.