--> Skip to main content

Alasan Tidak Membeli PS5 Sekarang, Terlalu Cepat

Alasan Membeli dan Tidak Beli PS5

Berkaca dari masa lampau, saat dimana Sony PlayStation mengumumkan PS3 pada masa kejayaan PS2 sedang berlangsung. Waktu itu yang jadi kontroversi adalah, Sony mematok harga yang jauh dari terjangkau yakni hampir enam ratus dolar AS. Tentu, harga tersebut merupakan tertinggi dalam sejarah peluncuran PlayStation, terlepas dari harga PS5 yang belum diketahui.


Ditambah, PS3 versi awal alias PS3 Fat katanya sering bermasalah, seperti yang paling umum kasus YLOD, overheat, thermal pasta cepat kering kalau main game berat mengakibatkan mesin panas berlebih.

Itulah kenapa Sony akhirnya merilis PS3 Slim dan PS3 Super Slim sebagai penyempurnaan meski tidak sepenuhnya lepas dari masalah, setidaknya mampu meminimalisir kejadian serupa.

Ketika PS4 diluncurkan pada 2013 silam, kala itu gue berpikir mungkin saat yang tepat buat beli PS3. Kenapa demikian? Mengapa nggak beli pas lagi hype aja? Alasannya apa coba? Gue sendiri punya analogi sederhana ini berdasarkan pengalaman aja sih.

1. Pilihan Game 

Lo pasti tau kan kalau game PlayStation baik yang tidak atau eksklusif itu tiap tahun dirilis terus yang terbaru, atau versi remake dari game jadulnya juga.

Nah, dengan berhenti produksi PS3 otomatis lo juga bisa lebih leluasa memilih-memilah game yang katanya paling populer selama kejayaan PS3 berlangsung.

Lo bisa bebas menentukan judul game yang sesuai genre, kumpulin, terus mainin satu per satu tanpa harus kebingungan lagi mau main game apa.

Biasanya kalau game ori yang udah lama dirilis akan turun harga juga, jadi lo manfaatin deh tuh semua game PS4 yang dulunya waktu rilis itu terbilang mahal.

2. Harga 

Sudah bukan rahasia lagi kalau harga produk lama akan turun ketika yang baru sudah dirilis. Dengan dirilisnya PS5 nanti, harga PS4 Slim yang rerata Rp4 jutaan itu bakalan diskon, cashback, atau promo lainnya demi toko ngabisin stok.

Apalagi kalau nanti Sony udah menghentikan dukungan (Support) baik dari segi pembaruan (Update) software atau fitur kain, karena dengan diluncurkannya PS5 itulah titik dimana kejayaan PS4 sudah mulai berakhir dan berangsur lenyap ditelan zaman.

Manfaatkan brand new PS4 lo dan nikmati game unggulan mereka. Kalau dari sudut pandang bisnis, lo bisa memanfaatkan penurunan harga PS4 dengan membuka rental PS4 deh.

3. PS5 Belum Stabil 

Disaat lo lagi asik namatin semua judul game di PS4, mungkin ada yang udah ikut terjun bandwagon dalam kehebohan PS5, kita nggak tau pasti, kali aja ada yang ngeluh soal PS5. Ya semoga sih produknya tidak mengecewakan.

Lo pasti tau kan Sony nggak bakal ngerilis PS5 cuma satu tipe aja, dari jaman PSX original (PS1) sampai sekarang selalu ada versi slim atau pro dari mesin PlayStation.

Inilah alasan utama kenapa lo gak usah buru-buru beli PS5 setelah peluncuran, kita nggak tau apakah itu produk udah sepenuhnya stabil baik dari segi firmware dan hardware. Kecuali lo emang pegiat gadget yang tugasnya review produk elektronik, jelas harus dapet lebih cepat.

Intinya, kita akan tau versi PALING stabil dari PS5 itu ada di varian berikutnya. Bukan yang Fat, bisa jadi PS5 Slim atau mungkin PS5 Pro.

Gue sendiri nggak maksa kalian untuk tahan diri, kalau emang udah kebelet main PS5 dan cobain teknologinya duluan ya silakan.

Tapi gue mengajak kalian untuk jadi Smart Buyer, kita cek dulu pengalaman orang lain, misalnya Reviewer dalam dan luar negeri. Pahami apa kekurangan dan kelebihan produknya, apakah minusnya nggak terlalu berpengaruh ke kalian, atau keunggulannya belum ada yang menarik dan masih sabar nunggu PS5 Slim.

Biar lo nggak panik begitu pake PS5 dan menyadari adanya kesalahan-kesalahan yang lo lakuin karena gagal paham, itulah gunanya membaca dan menyaksikan ulasan, kesan, pesan dan saran para reviewer.

Jangan kayak waktu itu ada orang beli HP Android ngamuk di toko penjual karena dia buka isi kotaknya di rumah nggak ada headset katanya, dikiranya diambil penjual, padahal emang dari pabriknya nggak dikasih headset.
Oldest Post