Skip to main content

Alasan member JKT48 tidak boleh balas tweet fans

Tahukah sobat wota ternyata ada alasan kenapa member jkt48 tidak boleh membalas twit fans di media sosial. Menjadi figur publik merupakan profesi yang didambakan banyak orang, meski tidak semua. Salah satu faktornya adalah mereka akan memiliki banyak penggemar yang mengetahui nama dan popularitas artis itu.

Tapi di satu sisi mereka harus netral, seorang public figure mesti mengatur cara bagaimana para fans tidak terpecah satu sama lain.

Tidak terkecuali anggota jkt48 yang dilarang merespons cuitan penggemar di Twitter atau membalas komentar Instagram fans.

Sobat yang mengikuti perkembangan jkt48 sejak berdiri akhir 2011 lalu mungkin pernah merasakan masa-masa dimana member berinteraksi secara langsung dengan fans.

Ya, komunikasi dua arah sempat terjadi di fandom jeketi. Dahulu kala awal-awal terbentuk jkt48 fans masih saling balas tweet dengan member.

Tapi seiring berjalannya waktu itu semua pudar, manajemen mempertimbangkan bahwa melarang member balas tweet fans itu baik.

Alasannya? Silakan simak screen capture cuitan akun officialjkt48 di twitter 7 tahun lalu, Mei 2013.

twitter jkt48 member

Kata manajemen, yang membalas cuitan Rezki Wiranti Dhike eks personel generasi pertama itu, risiko kalau balasin tweet penggemar nanti yang tidak kebagian respon akan merasa iri dan aktivitas sebagai member jadi terganggu jika harus membalas semuanya.

Metode ini memang sudah diterapkan oleh 48 Group di Jepang, pun demikian dengan sister grup akb48 luar negeri lain seperti bnk48, mnl48, sgo48, del48 mereka dilarang balas komentar IG penggemar.

Namun setelah member dinyatakan resmi lulus, biasanya sudah mulai bebas mau balas fans atau tidak, karena tak lagi terikat regulasi dan aktivitas di jkt48.

Kok ada eks member yang tidak mau membalas tweet fans padahal dia sudah graduate? Itu kembali ke pribadi mereka, biasanya ada yang tetap malas membalas cuitan wota tapi tetap berinteraksi sama artis lain.