Skip to main content

Bernostalgia Nama Geng di Nexian Messenger (NxM)

Nexian Messenger (NxM) adalah layanan aplikasi pesan instan milik Nexian mirip BlackBerry Messenger (BBM) pada masanya yang memungkinkan pengguna berbagi cerita melalui aplikasi chatting tersebut.

Dulu di Nexian Messenger, puncak kejayaannya itu antara tahun 2010 hingga 2013. Saya masih ingat waktu lagi ramainya turnamen piala AFF di Indonesia bulan Desember 2010 masa-masa itu saya sendiri masih menggunakan Nexian Slank kalau tidak salah.

Nah, salah satu fitur menarik pada setiap ponsel Nexian terdapat aplikasi bawaan khusus buat chatting antar user Nexian yakni Nexian Messenger atau biasa disebut NxM. Jika digambarkan kurang lebih mirip dengan BBM, ketika membandingkan keduanya menggunakan BlackBerry Gemini teman saya, ternyata lebih menarik NXM.

Di NXM kamu tidak hanya sekadar chatting berdasarkan kontak yang dimiliki melalui undangan nomor PIN. Sebab, NXM memiliki berbagai fitur dan ruang obrolan khusus dimana Chat Room yang jumlahnya sekitar 20 dengan berbagai topik itu bisa mempertemukan antar pengguna yang belum saling berteman buat diskusi.

Jadi selain bisa berteman lewat invite PIN NxM, kamu juga bisa menambahkan teman yang hadir di General Chatroom. Saya masih ingat waktu itu ada ruang obrolan Nexian Messenger khusus Bola, Canda, Romantis, Sports, dan lain sebagainya.

Yang paling ramai itu ruang Quiz, pengguna bisa mengumpulkan poin berlomba-lomba menjawab pertanyaan yang muncul dari sistem sembari belajar hal baru. Siapa cepat, dia dapat poin tertinggi.

Bernostalgia Nama Geng di Nexian Messenger (NxM)

Desember 2010 NxM masih versi 2 (v2.0) dengan tampilan warna hijau mendominasi. Masuk 2011, ada pembaruan besar-besaran Versi 3.11 (v3.11) tampilan antarmuka yakni mirip BBM dengan didominasi warna hitam.

Smiley, emoji / emoticon juga ditambah, semakin lucu dan lengkap. Disinilah semuanya bermula, ada seorang yang mengaku add kontak saya dari ruang obrolan umum. Dia meminta saya bergabung ke kelompok gengnya yaitu Akatsuki.

Saya awalnya bingung maksudnya apa, setelah wara-wiri di grup publik akhirnya paham. Ternyata memang banyak yang bikin geng dengan teman mereka masing-masing. Tujuan dibuat & dibentuknya geng-gengan begini? Ya buat rusuh doang di Chat Room publik.

Seingat saya ada nama geng/organisasi komunitas berikut di NXM yang paling terkenal seantero Nexian Messenger: Akatsuki, Friendshell, RGC, D'Speed, DarkDevil, Evilozer, D'Queenz, dan masih banyak lagi.

Dalam satu geng itu punya grupnya sendiri, anggotanya campur ada cowok dan cewek dan jumlahnya puluhan. Khusus D'Queenz para membernya cuma cewek saja, cantik-cantik pula. Bahkan dari NxM ini banyak yang bertemu dengan jodoh mereka.

Ada yang berpacaran antar anggota geng, misalnya cowoknya dari Friendshell, ceweknya anggota D'Queenz. Ketua gengnya suka cari ribut di grup publik, biasanya Momod (Moderator) jadi incaran.

Ketika satu geng sudah berkumpul di ruang chatting publik, keadaan sudah tidak bisa dinetralisir. Semuanya spam chatting, kalau dulu ada istilah flood chat, kirim chatting berkali-kali sampai HP siapa pun yang di grup itu bisa lag / hang / macet.

Saya juga kadang lagi asik nonton mereka debat, tawuran online, tiba-tiba restart sendiri. Terlepas dari keriuhan dan gengsi mereka buat menjaga nama baik gengnya dengan spam chat room tanpa henti, faktanya ketika kopdar di dunia nyata mereka saling akrab satu sama lain.

Jumlah pengguna Nexian Messenger mencapai 3 juta pelanggan aktif, ini tentu saja pencapaian bagus mengingat NxM merupakan produk lokal yang kala itu pesaingnya tingkat dunia yakni RIM BlackBerry.

Update lebih lengkap pengalaman saya main NxM:

Di NxM juga saya sempat bertemu dengan seorang wanita asal Bandung, namanya Jessica. Kami pernah dekat sejak 2011, bertemu di Jakarta 2012, lalu berpacaran. Sejak HP Nexian saya rusak, kami pun lost contact. Siapa tahu Jessica lagi baca artikel ini, halo, semoga bahagia selalu.

Soal geng, saya sendiri nomaden. Alias pernah bergabung dengan beberapa geng di NxM. Pertama itu Akatsuki, seseorang dengan nama samaran Pein, nama asli Deniz asal Bandung yang jadi ketua geng tersebut menawarkan saya bergabung.

Awalnya saya menolak. Tapi sebulan kemudian, Akatsuki jadi geng paling ditakuti di NxM. Ketika para anggotanya sudah berkumpul berniat merusuh, chatroom publik yang jadi fasilitas diskusi umum malah hancur lebur penuh spam. Siapa pun yang berada di ruang obrolan disarankan keluar dan tutup chatroom karena bisa menyebabkan HP Lag / Macet sampai restart sendiri.

Entah apa yang merasuki saya waktu itu, saya mencoba untuk melakukan yang namanya spam chatting di Chatroom publik bagian diskusi khusus Bola. Ternyata aksi saya ditonton oleh Deniz (Pein), ia pun kembali menawarkan saya untuk gabung di grup Akatsuki.

Kali ini saya sudah tak kuasa menolaknya, saat saya gabung, anggota Akatsuki sudah mencapai 104 orang. Angka fantastis buat geng NxM. Saya ingat beberapa anggota Akatsuki yang dekat dengan saya yakni Alvand, Deo, Raka, Dean, Riffan, Eon / Leon, Jawir, Tasya, Raline, Chika, kami pernah kopdar karena satu domisili.

Sisanya mereka semua berada jauh di masing-masing kota & beda provinsi.  Saat itu banyak sekali geng baru bermunculan, Friendshell salah satunya. Geng ini merupakan sekumpulan orang didunia nyata yang main NxM, mereka juga merekrut perusuh Nexian Messenger.

Saya ingat ketua Friendshell bang Bernard atau Benz. Benz bersama Agam, Ryan, dan Reza berhasil meningkatkan popularitas Friendshell lewat jalur pertikaian dengan Akatsuki.

Yap, Akatsuki punya musuh bebuyutan di NxM yakni Friendshell. Setiap akhir pekan kedua kelompok ini selalu memenuhi chatroom publik untuk bertarung spam, siapa yang anggotanya paling banyak keluar grup publik tempat mereka merusuh entah akibat restart sendiri / lag / hang, itu tanda kekalahan.

Akatsuki mendominasi kalau soal kericuhan flood chatroom. Saya sempat dikontak oleh bang Benz untuk berkhianat dan bergabung dengan Friendshell, sebab dia juga berhasil membujuk sejumlah member Akatsuki untuk jadi pengkhianat dengan gabung ke Friendshell.

Biasanya yang memutuskan beralih dari Akatsuki ke Friendshell adalah mereka yang sudah tidak sejalan dengan keputusan Deniz sebagai ketua Akatsuki. Saya sempat enggan beralih ke geng lain, namun ada satu dan lain hal yang pada akhirnya di musim panas 2011 saya terpaksa pindah geng ke Friendshell.

Disini semua keadaan berbalik, Akatsuki yang tadinya jadi raja kerusuhan perlahan melemah karena anggota baru mereka tidak sekuat angkatan pertama.

Saya sebenarnya sudah mengurangi frekuensi spam di chatroom & jarang ikut keributan kala itu karena lebih fokus bucin sama Jessica. Dari Jessica saya belajar banyak hal, apalagi kami berbeda agama.

Sampai akhirnya Benz bilang, saya dikeluarkan dari Friendshell tapi bisa gabung lagi kapan pun saya mau kalau udah lapar nyepam lagi. Sejak itu selama 2 bulan saya tidak tergabung ke geng apapun, dan ternyata banyak geng baru menjamur.

Sebut saja D'Queenz dan DarkDevil, dua geng ini dikuasai Nadia alias Nad. Dia yang membentuknya. Jessica bergabung ke geng D'Queenz karena memang khusus cewek. Darkdevil khusus buat cowok saja.

Nadia seolah jadi 'artis NxM' baru karena keberaniannya, dia selalu ribut sama Deniz di Chatroom. Mereka berdua pun bermusuhan, ketika ada anggota Darkdevil dan Akatsuki bertemu di Chatroom publik mereka memanggil kawanan untuk memulai pertempuran. Dari situ pengguna biasa sudah pada paham dan memilih exit chatroom daripada hape mereka hang.

Singkat cerita, saya vakum 1 bulan dan UNREG NxM sementara waktu. Fatalnya saya tidak memberitahu Jessica soal ini. Sampai sebulan kemudian, saya kembali dan Jessica sudah punya pacar baru, setahu saya nama panggilannya Kimzie, nama aslinya Fauzi.

Seketika buka chat PM dipenuhi oleh Jessica, saya berkali-kali minta maaf. Tapi Jessica masih berpacaran dengan Fauzi, ya sudahlah. Saya mengalihkan fokus dan ternyata ada geng baru yakni Evilozer, dibuat oleh mahasiswi cantik bernama Karin dari Bekasi.

Saya pribadi kurang paham kenapa Evilozer dengan cepat jadi geng menakutkan di NxM. Anggotanya lumayan banyak, saya pun ditawarin Karin buat gabung Evilozer, tanpa basa-basi otomatis gabung! Toh, saya udah nggak bucin lagi.

Masuk kuartal akhir 2011, inilah puncak kejayaan NxM dimana ada puluhan geng/komunitas/kelompok yang terbentuk. Salah satunya geng "7 Serangkai" dimana hanya terdiri dari tujuh orang anggota namun cukup disegani. Entah kenapa Jessica kembali chat saya, ternyata mengajak balikan. Dia masih member D'Queenz saat itu.

Tidak terhitung berapa banyak jumlah pasangan di NxM yang tercipta meski dua insan berada di geng berbeda. Bahkan para momod yang kerap menilang para anggota geng di chatroom pun berpacaran dengan member geng.

Memasuki 2012, saya keluar dari Evilozer. Disini bertemu dengan Noe asal Makassar melalui chatroom diskusi khusus Bola, ingat sekali saya ngobrol tentang NxM dengan dia sampai tengah malam, dia salah satu dari 10 moderator NxM yang aktif.

Dimana ada Noe di chatroom publik, disitu saya coba jaga etika dan berperilaku layaknya pengguna awam. Bulan depannya, Noe meminta saya untuk jadi momod. Ya, saya diangkat jadi moderator NxM. Saya menguasai beberapa fitur yang tidak bisa dinikmati oleh pengguna NxM biasa, salah satunya menilang siapa pun user lain di chatroom dengan suspend mereka dari ruang obrolan.

Kurang lebih empat bulan saya menjadi Moderator NxM. Sebuah kebanggaan pribadi saat itu, tidak sia-sia keluar geng untuk dapat jabatan ini meski tak dibayar sekalipun. Apa yang terjadi selama 4 bulan itu? Saya cuma momod yang tak menjalankan regulasi.

Saya berkali-kali suspend mereka siapa pun yang rusuh di chatroom publik. Akun yang kesuspend bukan berarti tidak bisa dipakai, melainkan tidak bisa masuk dan kirim chattingan ke chatroom tersebut.

Fatalnya, saya asal suspend aja tanpa teliti dulu nomor PIN yang ditangguhkan. Alhasil karena banyaknya laporan kesalahpahaman, status Moderator dicopot dari akun saya. Bukan oleh Noe, tapi sama atasannya, yaitu Jefri/Jeff. Pria asal Cinere, Depok.

Sangat disayangkan, pada update v3.15 akhir 2013 seolah blunder fatal. Selain banyak bug, beberapa fitur utama yang sering dipakai pengguna malah dihilangkan. Akhirnya Nexian Messenger perlahan kian sepi. Apalagi ditambah kehadiran Smartphone Android OS yang makin populer medio awal 2014 seterusnya.

Orang yang menjadi teman saya dan pernah kopdar pun menghilang entah kemana, kami lost contact. Saya lost contact dengan semua teman di NxM, total ada 1080 kontak seingat saya, termasuk Jessica, sampai sekarang saya masih mencari akun media sosialnya kalau memang ada. Yang jadi kesalahan saya adalah, saya sama sekali tidak backup nomor HP Jessica. Saat masuk era Android, nama besar Nexian perlahan memudar, apalagi setelah diakusisi perusahaan asing. Nexian Messenger jadi salah satu kenangan indah saat dunia teknologi di Indonesia sedang masa-masa transisi dari Feature Phone ke Smartphone.