Skip to main content

Kenapa Akun Ex Member JKT48 Dihapus Setelah Graduate?

adhisty zara pengkhianat jkt48.png

Akun media sosial menjadi sarana komunikasi antara member dan fans. Bagi kamu para sobat wota pasti punya akun Twitter dan Instagram untuk mention oshimen ya kan, sayangnya masih bersifat komunikasi satu arah alias tidak boleh balas Tweet penggemar dan sudah jadi peraturan Golden Rules bagi anggota JKT48.

Selain itu, medsos juga berguna buat mencari informasi terkini, jadwal, info kegiatan, tiket, perubahan member yang tampil di theater dan yang paling penting gesureku bray. Yaps, simpan / save ke galeri HP ratusan sampai ribuan foto oshi dan member favorit untuk "keperluan pribadi".

Bahkan, tidak jarang fans mendapatkan referensi dari cuitan dan postingan SNS official member JKT48. Mereka sering menulis karya berupa fanfict yang berdasarkan keseharian anggota Jeketi, kesukaan, favorit apa saja, misal Musisi idolanya, makanan / minuman yang paling sering dikonsumsi, aktivitas sekolah & kuliah seperti apa.

Seolah media sosial sudah jadi bagian yang sulit terpisahkan bagi para public figure, influencer, selebriti, artis, musisi, penyanyi, pebisnis digital sekali pun orang biasa bisa memanfaatkannya dengan hal positif. Bahkan ada yang pernah bikin skripsi dan sosmed khususnya fandom Jeketi berkontribusi besar membantu Wota untuk cepat wisuda.

Nah, di JKT48 ternyata ada kebijakan dan peraturan yang tidak banyak diketahui orang lain. Yakni, media sosial semua dikuasai oleh manajemen. Misalnya member aktif haruslah menggunakan embel-embel "JKT48" pada username Twitter atau Instagram dinasnya.

Yap, semua akun medsos member Jeketi sekarang itu sebenarnya cuma akun dinas yang dibuat dan diberikan oleh JOT (manajemen JKT48) untuk berbagi informasi, memberikan update terbaru kegiatan masing-masing member kepada para fansnya, Wota.

Selain itu, manajemen juga mengetahui kata sandi setiap akun member. Ini buat berjaga-jaga jika suatu waktu sang member mengunggah status yang dianggap tidak sesuai, misalnya JKT48 punya sponsor Xiaomi, logikanya mereka harus kirim Tweet melalui "Twitter for Android" tapi ada yang ngetweet Twitter for iPhone, demi menjaga itikad baik dengan perusahaan sponsornya, maka dihapus dan diganti.

Member terpaksa ganti HP pakai Android? Nggak juga, mereka harus menyembunyikan tulisan "iPhone" dan sekarang sudah tersedia banyak aplikasi Twitter Client pihak ketiga seperti yang kini sering dipakai member yaitu Echofon. Saat kamu kirim cuitan pakai App Echofon, maka tidak ada lagi tulisan "Twitter for iPhone" meski kamu ngetweetnya menggunakan perangkat Apple juga.

Blunder kerap dialami personil JKT48, misalnya dulu pernah Della Delila anggota generasi kedua dan Team KIII yang sudah graduate itu mendadak viral akibat Tweet bernada hinaan terhadap slogan "Tut Wuri Handayani". Cari aja di Google beritanya banyak kesebar dimana-mana, sampai Lambe Turah ikut angkat isu tersebut.

Terus manajemen juga mesti belajar dari kasus Kyla dan Zara, dua eks member yang dikenal sebagai tukang tubir di Jeketi itu mempromosikan akun barunya di akun dinasnya. Kenapa demikian? Kok dilarang? Lalu mengapa mereka berdua wajib hapus akun lama dan ganti yang baru?

Ini juga menyoal kesepakatan kontran yang cuma diketahui JOT dan pihak membernya saja. Yaitu, member yang sudah resmi keluar dari JKT48 baik lulus (Graduated), mengundurkan diri (Resigned), atau dipecat (Sacked), harus menyerahkan akun dinasnya ke JOT untuk dihapus secara permanen. KECUALI.. ada pengecualian nih guys.

Apabila seorang member tetap menandatangani kontrak baru di bawah naungan agensi yang mengelola JKT48 entah dentsuXentertainment atau siapa saya juga tidak paham, intinya tetap kerja sama JOT jadi talent mereka. Maka akun medsosnya tidak dihapus, member berhak mengelolanya dan mengganti username.

Contohnya mereka yang masih kerja dengan JOT usai grad: Shania Junianatha (dari @shaniaJKT48 ke @shanju), Melody Nurramdhani (sebagai GM, dari @melodyJKT48 ke @MelodyLaks), begitu juga dengan yang lain seperti Saktia Via, Stefi, Jessica Veranda, Shinta Naomi. Semuanya bahkan mendapatkan verified badge kembali, dan followers tidak hilang.

Bayangkan member yang mundur atau grad dan keluar dari JOT misalnya seperti Nabilah, followersnya dulu sampai 2 jutaan lenyap. Jadi terjawab sudah teka-teki alasan Kenapa Akun Ex Member JKT48 Dihapus Setelah Graduate di atas, bagaimana pendapat sobat wota apakah efektif sistemnya.